Highlight Utama
"Fasilitas in-house workshop mandiri dengan teknisi bersertifikasi dan jadwal inspeksi preventif 20 titik sebelum keberangkatan memastikan armada selalu dalam performa prima dan siap menempuh rute jarak jauh."
Keberhasilan sebuah ekspedisi transportasi logistik bermula dari kesiapan teknis setiap unit kendaraan sebelum roda mulai berputar. Sebuah truk pengangkut kargo puluhan ton yang mengalami kerusakan mesin di jalur tol atau jalan lintas provinsi bukan hanya menimbulkan biaya perbaikan darurat yang tinggi, melainkan juga membahayakan keselamatan pengemudi dan menyebabkan kerugian rantai pasok bagi klien.
1. Inspeksi Pra-Keberangkatan (Pre-Trip Inspection)
Setiap pengemudi dan mekanik wajib menandatangani lembar kerja inspeksi teknis sebelum truk diizinkan keluar dari gerbang pool. Pemeriksaan mencakup:
- ✓ Sistem Rem Angin & Hidrolik: Pengujian tekanan kompresor, kebocoran selang udara, dan ketebalan kampas rem.
- ✓ Kondisi & Tekanan Ban: Pengecekan tapak ban dan kesiapan ban serep bertekanan standar.
- ✓ Sistem Kemudi, Suspensi & Boks: Integritas engsel hidrolik Wingbox dan kekedapan boks kargo terhadap cuaca hujan.
2. Manajemen Suku Cadang Orisinal & Oli Terjadwal
Stok suku cadang fast-moving seperti filter oli, filter bahan bakar, belt mesin, dan kampas rem selalu tersedia di gudang workshop internal. Hal ini memangkas waktu tunggu perbaikan dari hitungan hari menjadi hitungan jam.
3. Dampak Nyata bagi Klien Korporat
Kesiapan armada yang konsisten menghasilkan tingkat ketersediaan unit (*fleet availability rate*) di atas 98%. Klien PT Ardya Prima Internusa dapat menjalankan perencanaan logistik dengan tenang karena armada siap diberangkatkan sesuai jadwal yang disepakati.
Admin
PenulisAdministrator PT Ardya Prima Internusa
Administrator resmi publikasi artikel, wawasan rantai pasok, regulasi kepabeanan, dan inovasi logistik PT Ardya Prima Internusa.